Jurnal Mongonow.Com-Pasca tragedi Drag Race di Kelurahan Upai, kecamatan Kotamobagu Utara kota kotamobagu Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima menyambangi rumah-rumah keluarga korban
Bara Prima hadir didampingi Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, anggota DPRD Sulut Dhea Lumenta, Ketua Panitia Lucky Sugeha, Ketua TIDAR Kotamobagu Irvan Monggo serta jajaran pejabat daerah lingkup Pemkot Kotamobagu.
Dalam kesempatan tersebut ketua Bara prima juga menyerahkan santunan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban
kunjungan ini bagian dari memberikan dukungan moral rasa empati yang dalam bagi keluarga yang menjadi korban atas tragedi tersebut.
Sebelum bertolak ke Kotamobagu dan Bolmong ketua Bara prima terlebih dahulu menyempatkan diri mengunjungi sejumlah korban luka yang masih menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.
Kunjungan diawali di Desa Bilalang bersatu berlanjut ke Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, lalu ke Desa Pontodon.
Di Pontodon, kedatangan rombongan diterima langsung oleh Sangadi Mulyono Mokodompit bersama pihak keluarga korban. kemudian diteruskan ke beberapa rumah keluarga korban lainnya.
Di setiap rumah yang dikunjungi, Standius memilih untuk duduk bersama keluarga, mendengarkan cerita kehilangan mereka, serta menyampaikan belasungkawa dan santunan duka cita secara langsung.
Menegaskan Komitmen dan Kehadiran di Tengah Duka Kehadiran TIDAR Sulut dalam momentum ini tidak lepas dari posisi organisasi tersebut sebagai salah satu pihak sponsor dalam penyelenggaraan ajang balap yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026 lalu.
Insiden fatal tersebut diketahui menelan 8 korban jiwa dan mencederai belasan orang lainnya. Bagi Standius, kedatangannya ke rumah duka bukan sekadar tentang penyerahan bantuan atau santunan teknis, melainkan wujud rasa empati mendalam untuk menemani keluarga yang ditinggalkan di saat suasana mulai sepi.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan penguatan moral bagi keluarga korban bahwa mereka tidak berjalan sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit pascatragedi. (*)
JURNAL MONGONDOW | Barometer Informasi Totabuan Barometer Informasi Totabuan
