Ini Pernyataan Sikap Pemuda ANSOR ,Pantekosta dan GMIBM Serta GPDI Kecamatan Dumoga Barat Terkait Mushola Agape

 JURNALMONGONDOW BOLMONG-Kejadian pengrusakan Mushola Agape  Kabupaten Minhasa Utara(Minut), terus  mendapat perhatian  dari dari masyarakat sulut. Pesan pesan perdamaian dan penyataan sikap  terkait dengan kejadian  yang sempat mengusik  tatanan toleransi antar umat beragama  yang ada di bumi nyiur melambai ini, terus  di suarakan. Hala ini seperti yang dilakukan oleh organisasi Kepemudaan GP Ansor,Pemuda Pantekosta, dan pemuda Gemibem se kecamatan Dumoga Barat Bolaang Mongondow.

Kelopmpok  pemuda  tersebut, mengelar Aksi yang di pimpin oleh masing masing ketuanya  turun kejalan meyurakan pesan pesan perdamaian serta  membacakan pernyataan sikap   bertempat kecamatan Dumoga Barat Minggu (2/2/2020).

Berikut isi pernyataan sikap yang di terima media JM.com lewat masenger yang di kirim salah Satu  pembina ANSOR Bolmong  Amri H Modeong.

1.Meminta kapolda sulut untuk segera mengusut    tuntas tindakan oknum di minahasa utara

2.Meminta kepada pemerintah sulut dan pemerintah kabupaten minut, untuk menfasilitasi pertemuan Tokoh Agama sebagai mediasi persoalan ini, sehingga tidak berefek terhadap toleransi dan persaudaraan di sulut

3.Meminta kepda seluruh elemen masyarakat untuk dapat menahan diri dan tidak terprofokasi dengan kejdian di minut, yang nantinya akan merusak persudaraan dan toleransi di sulut .

Menurut Amri, aksi ini sebagi bentuk penolakn kekerasan dalam bentuk, dan menghimau kepada seluruh masyarkat dumoga bersatu untuk terus menjaga persaudaraan toleransi dan kerukunan antar agama dan warga. “,Tentu ini bentuk kepedulian kita sebagia pemuda bolaang mongondow kusunya kecmatan dumoga barat, untuk terus menjaga solidaritas antar umat ber agama di bolmong, dan kusunya di dumoga bersatu,”  Ujar Modeong

Mantan Pengurus KPBIM Cabang Manado ini, mengingatkan  ini penting di lakukan demi daerah yang kita cintai ini akan tercoreng oleh oknum yng tidak bertangung jawab “ Jangan sampai kejadian  di agape minut, dapat meruntuhkan  struktur toleransi antar umat beragama yang  telah dinagun selama ini,” Imbunya

Modeong pun menghimbau, agar pemuda dan masyarakat bolmong khusunya dumoga barat jangan terprovokasi dan tetap menjaga stabilitas dan kerukuna.”  Tandasnya  lewat masgger akun FB Nya

Hadir dalam  juga kesempatan tersebut, sangadi doloduo induk Bakir Bonde, Doloduo 1 Robianto Bonde Doloduo 2 Wawan Bonde  ketua ANSOR  kecamatan dumoga barat Ramdhan Baihimo, pemuda GMIBM Fadly Sante serta ketua GPDI Prilo Koyong (one)

 

Komentar Facebook

komentar

About Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *