Headline

Pengawas SPBU Kosio Minta Maaf Atas Antrian Panjang, Sebut Keterlambatan Pasokan BBM Akibat Cuaca

Jurnalmongondow.com- BOLAANG MONGONDOW — Pengawas SPBU Kosio, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya antrean panjang kendaraan roda empat, roda dua, serta para petani yang membawa surat rekomendasi dari Dinas Pertanian untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Pengawas SPBU Kosio menjelaskan, kondisi antrean panjang yang terjadi di lapangan disebabkan adanya keterlambatan pasokan BBM. Keterlambatan tersebut terjadi karena kapal tanker yang membawa pasokan BBM mengalami kendala perjalanan menuju Pelabuhan Bitung akibat kondisi cuaca ekstrem.

“Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat, baik pengguna kendaraan roda empat, roda dua maupun para petani yang membawa surat rekomendasi dari Dinas Pertanian, atas terjadinya antrean panjang di SPBU Kosio,” ujar Pengawas SPBU Kosio.

Menurutnya, keterlambatan pasokan tersebut berada di luar kendali pihak SPBU. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan perjalanan kapal tanker menuju Pelabuhan Bitung mengalami keterlambatan, sehingga berdampak pada ketersediaan BBM di lapangan.

“Inilah masalah yang terjadi di lapangan. Bukan karena kami sengaja membiarkan masyarakat mengantre panjang, tetapi karena pasokan BBM mengalami keterlambatan akibat cuaca ekstrem,” jelasnya.

Pihak SPBU Kosio berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan tetap mengikuti aturan serta antrean yang telah ditetapkan selama proses pelayanan BBM berlangsung.

Pengawas SPBU Kosio juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal dan akan melayani kendaraan maupun para petani sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pihak SPBU kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat antrean panjang tersebut.

Komentar Facebook

komentar

About Redaktur