Masinae : Mutasi Tidak Mempengaruhi Jalanya Roda Pemerintahan

JurnalMongondow, kotamobagu- Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah Pemerintah Kota Kotamobgau (BKDD), Sahaya Mokoginta, mengatakan  , hingga tahun 2017 ini, tercatat ada 11 ASN (Aparatur Negeri Sipil) Pemkot Kotamobagu, yang mengajukan mutasi keluar daerah. Meskipun demikian, kata dia, perpindahan pegawai tersebut sudah sesuai dengan mekanisme dan kebutuhan daerah.

 

Iapun mengatakan ,  ini sudah di kaji dengan didasarkan pada pertimbangan yang matang sebelum melepas pegawai di Pemkot ke daerah lain.

“Untuk permohonan mutasi ke luar, kita mendasarkan pada pertimbangan apakah kebutuhan disini baik posisi jabatan atau kebutuhan pegawai masih terpenuhi atau tidak. Demikian pula sebaliknya,” jelas mokoginta .

Sahaya juga menjelaskan, Pemkot tetap akan menerima masuknya mutasi dari luar, jika pimpinan menyetujui dalam hal ini Wali Kota.

“Dan itu tetap didasarkan juga pada pertimbangan, apakah kami  memang membutuhkan pegawai masuk atau tidak,” katanya.

Terpisah Seketaris Kota (Sekot) Kotamobagu Adnan Massinae, Mutasi merupakan sistem Pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan, serta menurut aturan  dan sebagainya. “ Memang benar, Butuh proses pertimbangan kematangan dalam hal mutasi, entah mutasi keluar  atau masuk,” Kata Massinae.saat di temui wartawan jurnalMongondow usai pelaksanaan HUT RI kamis ,17/8/2017. di lapangan “boki hotinimbang ” Kotamoabagu

Lanjut Adnan  menandaskan, Soal  Mutasi tidak mempengaruhi jalannya roda pemerintahan,, “ Keluar masuknya ASN ke daerah karena kebutuhan, Justru ini sebagai bentuk untuk memperkuat sistem, sekaligus memaksimalkan jalannya roda pemerintahan untuk pembangunan,” Tandasnya.

Kepala Bidang Mutasi BKDD Pemkot, Sahrudin Bambela menambahkan, hingga saat ini ada tercatat 37 ASN yang masuk  ke pemkot melalui jalur mutasi dari daerah lain. Sebagian yang masuk itu, lanjut dia, secara persyaratan administrasi sudah lengkap, meski ada berkasnya yang masih menggantung karena belum ditandatangani Wali Kota Kotamobagu . Sedangkan sisanya ada yang masih dimintai kelengkapan berkas. Tuturnya (R1)

 

Komentar Facebook

komentar

About Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *